* * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * *
* * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * *
* * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * *

Kimia

KONSEP MOL

sebelum membahas konsp mol lebih lanjut maka harus paham terlebih dahulu masalah masa atom relatif (Ar) dan masa molekul relatif (Mr)
* Ar adalah massa yang dimiliki oleh unsur, jadi setiap unsur memiliki harga yang berbeda-beda
* Mr adalah massa dari sebuah molekul senyawa, yang merupakan penjumlahan dari Ar penyusun senyawa.
rumus :
Mr = indeks x Ar
contoh
tentukan Mr dari K2O jika Ar K=39 dan Ar O=16 jawab
Mr K2O = (indeks K x Ar K) + (indeks O x Ar O)
Mr K2O = (2 x 39) + (1 x 16)
Mr K2O = 78 + 16
Mr K2O = 94

MOL
rumus :
1. mol = massa/Mr
2. mol = jml partikel/L (L atau bilangan Avogadro adalah 6,23 x 1023)
3. mol = volume/22,4
contoh soal :
1. berapa mol dari 36 gram air jika Mr H2O adalah 18?
jawab
mol H2O = 36/18
mol H2O = 2 mol
2. berapa volume dari 36 gram H2O ? jawab
volume = mol x 22,4
mol H2O = massa/ Mr H2O
mol H2O = 36/18
mol = 2 mol
volume H2O = mol x22,4 Litter
volume H2O = 2 mol x 22,4 litter
volume H2O = 44,8 liter
menurut Avogadro perbandingan koefisien reksi menunjukkan perbandingan volume
contoh soal :
berapa volume gas hidrogen yang diperlukan untuk membuat 400 litter gas amoniak (NH3)
jawab :
N2 + 3H2 -----------> 2NH3 2 mol : 3 mol 2 mol ... (3/2)x400 L 400 L 400 600 L 400 L

HIDROKARBON
adalah senyawa yang mengandung unsur hidrogen dan unsur karbon
hidrokarbon secara umum dibagi menjadi:
1. alkana rumus CnH2n+2
2. alkena rumus CnH2n
3. alkuna rumus CnH2n-2
sedangkan turunnya antara lain :
1. alkil rumus CnH2n+1
2. alkohol rumus CnH2n+2O
3. aldehid
4. keton
5. asam karboksilat
6. ester
7. eter
dalam senyawa hidro karbon dikenal istilah isomer, yaitu senyawa yang memiliki rumus molekul sama tetapi rumus bangunnya berbeda
ada beberapa jenis isomer :
1. isomer bangun
2. isomer geometris
3. isomer optis, dll
nama senyawa alkana

NAMA ALKANA RUMUS MOLEKUL
metana CH4
etana C2H6
propana C3H8
butana C4H10
pentana C5H12
heksana C6H14
heptana C7H16
oktana C8H18
nonana C9H20
dekana C10H22

untuk alkena tatanama sama denagn alkana hanya saja akhiran -ana pada alkana diganti ena, demikian juga pada alkuna akhiran -ana diganti -una
sebagai contoh
ALKANA ALKENA ALKUNA
Metana Metena Metuna
Etana Etene Etuna
Pronan Propena Propuna

tata nama alkana :
1. tentukan rantai karbon terpanjang
2. memntukan nama cabang
3. menentukan nomor cabang, penomoran dimulai dari ujung yang terdekat dengan cabang, bila dari kedua ujung sama-sama mendapat nomor yang kecil maka penomorzn dimulai dari ujung yang paling banyak mengikat cabang, bila dari kedua ujung sama-sama mengikat jumlah cabang yang sama maka penomoran dimulai dengan urutan abjad terkecil/terdahulu
4. pemberian nama denan urutan nomor cabang-nama cabang-nama rantai utama bila cabangnya banyak maka dipisahkan dengan tanda koma
tata nama alkena dan alkuna :
1. tentukan rantai karbon terpanjang, dimana harus mengandung ikatan rangkap
2. memntukan nama cabang
3. menentukan nomor cabang, penomoran dimulai dari ujung yang terdekat dengan ikatan rangkap, bila dari kedua ujung sama-sama mendapat nomor yang kecil maka penomorzn dimulai dari ujung yang paling banyak mengikat cabang, bila dari kedua ujung sama-sama mengikat jumlah cabang yang sama maka penomoran dimulai dengan urutan abjad terkecil/terdahulu
4. pemberian nama denan urutan nomor cabang-nama caban-nomor ikatan rangkap--nama rantai utama bila cabangnya banyak maka dipisahkan dengan tanda koma.

Larutan Elektrolit-Asam-Basa
Larutan elektrolit adalah larutan yang mengandung muatan listrik
contoh : larutan NaCl adalah larutan elektrolit karena larutan NaCl dapat menghantarkan arus listrik
NaCl dalam air akan terurai menjadi Na+ dan Cl- ciri dari larutan elektrolit adalah :
1. timbul gelembung gas
2. dapat menghantarkan arus listrik
LARUTAN ASAM DAN BASA
LARUTAN ASAM-BASA menurut Arrchenius, asam adalah senyawa yang dapat membrikan ion H+ atau ion hidronium (H3O+) bila dilarutkan dalam air.
CONTOH :
HCl -----------> H+ + Cl-
Sedangkan basa adalah senyawa yanag terlarutan dalam air akan menghasilkan ion hidroksida (OH-).
CONTOH :
NaOH ----------> Na+ + OH-
rumus :
pH = - log[H+]
pOH = - log[OH-]
pH = 14-log [OH-]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar